Ekstrak bubuk yang berasal dari Anoectochilus telah memasuki sektor bahan fungsional. Produk ini diproduksi melalui ekstraksi berbasis air diikuti dengan pengeringan semprot, menghasilkan bubuk halus berwarna coklat muda. Setiap batch menjalani pengujian kandungan polisakarida, dengan kadar berkisar antara 25% dan 30%.
Pembuatannya dimulai dengan tanaman utuh kering yang bersumber dari petak budidaya. Proses ekstraksi menggunakan air murni pada suhu terkontrol untuk menghindari degradasi senyawa yang peka terhadap panas. Bubuk terakhir mudah larut dalam air hangat, membentuk larutan yang sedikit kental.
Analisis laboratorium menunjukkan adanya polisakarida bioaktif yang berbeda dari yang ditemukan pada tanaman obat pada umumnya. Para peneliti telah mendokumentasikan aktivitas terkait kekebalan dalam model seluler. Studi tambahan berfokus pada stabilitas bubuk dalam kondisi penyimpanan yang berbeda.
Bahannya mulai digunakan dalam produk kesehatan dan minuman fungsional. Formulator menghargai profil rasa netralnya, yang tidak mengalahkan bahan lainnya. Penanganan yang disarankan meliputi penyimpanan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi.
Seorang perwakilan pemasok mencatat bahwa permintaan terus meningkat selama tiga kuartal berturut-turut. Ekstrak ini memberikan alternatif standar untuk sediaan herbal utuh. Investigasi yang sedang berlangsung mengeksplorasi potensi penerapannya dalam nutrisi olahraga.